By: Andy Nurman (Assistant Coach Skolari) 

Photo Credit: @asaljepretpelarian

Ceritaku di Binloop Ultra 120 menjadi participant Relay team "Troopers" utusan dari Skolari.id. 

Diawali accident mobil ditabrak dari samping beberapa meter menuju venue race Binloopultra. Gw jadi pelari pertama dari team untuk kategori 60K.( 12 KM per orang ).Flag off yang dimulai jam 2 siang saat matahari masih gagah di langit. Race kali ini benar benar menguras tenaga. Menurut gw 12K kali ini berasa seperti FM karena gw memang nggak pernah lari di jam segitu. Lari di aspal yang sedang panas panasnya,alhasil di km 4, badan udah berasa lemes kayak kesedot sama matahari. Merinding di sekujur badan, tenggorokan berasa kering, ditambah shock HR manteng di 190 BPM alias Zone 5, drama lari beriring jalan pun dimulai. Namun tetep HR gw nggak turun turun. Cuma turun sedikit ke 180 bpm. Otak mulai berpikir yang aneh aneh, sanggup nggak nih sampe finish.

Alhasil dengan kekuatan komunitas yang diawali dari teriakan dari jauh uni koch Valast " Endi jangan jalan " dan support teman teman dari Skolari yang setia menunggu di ws kedua semangat pun mulai muncul kembali. Tks Guys, i'm nothing without You Guys. 

Shock liat jam, HR di jam nggak turun turun, akhirnya gw mengatur strategi dengan mencoba berlari sesantai mungkin dan se enjoy mungkin dengan tidak memaksa push sambil mengatur nagas perut dan running form walaupun badan udah melehoy. Setiap WS gw selalu meminta air di botol agar bisa dibawa sambil jalan. Untuk tambah tenaga di cuaca panas diantara WS, yang akhirnya berguna karena dari KM 9 sampai finish tidak ada WS. Di Fly Over terakhir dari 6 kali naik turun fly over akhirnya semangat muncul. Gw pakai seluruh tenaga yang ada karena sudah 1 km lagi menjelang finish. Akhirnya gw pun sampai di garis finish kurang lebih dengan catatan waktu 1.30 menit. 

Itu cerita gw di Binloop 2020. See You Guys. Next year individu kali yaaaa.